Deras Air Mengalir



Bak sungai di pegunungan, semakin deras aliran airnya, semakin banyak bebatuan yang harus dilaluinya. Tapi air itu akan terus mengalir sampai lautan yang luas. Begitu pun hidup, tidak selamanya mulus, tapi banyak masalah yang harus kita lalui hingga di kehidupan terakhir. Entah itu masalah yang berasal dari diri kita sendiri ataupun dari orang lain. Tapi seberapa jauh manusia mengerti akan hal itu, itu yang menjadi pengukur sikap manusia tersebut. Mungkin aku belum mampu nenyikapi hidupku sendiri. Oleh karena itu, orang lain menjadi sasarannya. Aku telah berusaha mengerti semua. Mengapa semua begitu sulit bagiku? Aku tak mampu memahami jalan pikiranku sendiri. Sikapku yang seringkali membuatku tersiksa sendiri. Seolah-olah di dunia ini tidak ada air yang tenang, semuanya mengalir begitu deras. Adapun air yang tenang, aku sulit membiarkan ketenangan air itu. Aku akan mendayungnya agar tujuanku tercapai. Apa aku egois? Entah, semua orang mempunyai penilaian masing-masing. Tak sanggup rasanya jika terus-menerus menyikapi hidup seperti ini. Tapi, jika tak aku lakukan, akan menyiksa diriku sendiri.

Oleh : Didie DiaAsa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar