Pasrah ...

Kadang dia menguasai jiwa. Terkadang membuat diri dan orang lain bingung. Seperti apa dan maunya apa dia? bahkan pemilik pun tak mampu mengungkap jawaban atas pertanyaan itu. Seseorang bisa bahagia karena dia, bahkan seseorang bisa hancur karena kuasanya. Apakah dia sanggup dikendalikan? hanya pemilik yang sanggup. Tapi mengapa hal itu tak dapat aku lakukan? Mengapa aku membiarkan jiwaku dikuasai olehnya? Apakah membutuhkan kekuatan tertentu untuk mengendalikannya? Aku hanya manusia biasa yang mungkin terpeleset karenanya. Saat dia memberontak aku dibuatnya pontang-panting sehingga kuterlempar ke sana ke mari. Semoga atas bimbinganNya, atas kata hati, dan akal sehat, aku dapat mengatasi semua. Dukungan dari orang-orang terkasih pun sangat membantuku untuk menemukan jalanku. Jalan yang selama ini membuat aku tak tahu arah. Karena dia, aku menjuluki diriku sendiri anak kecil, yang tak mau tahu orang-orang di sekitar asal keinginannya terpenuhi.

Oleh Didie DiaAsa

Tidak ada komentar:

Posting Komentar