Kadang dia menguasai jiwa. Terkadang membuat diri dan orang lain
bingung. Seperti apa dan maunya apa dia? bahkan pemilik pun tak mampu
mengungkap jawaban atas pertanyaan itu. Seseorang bisa bahagia karena
dia, bahkan seseorang bisa hancur karena kuasanya. Apakah dia sanggup
dikendalikan? hanya pemilik yang sanggup. Tapi mengapa hal itu tak dapat
aku lakukan? Mengapa aku membiarkan jiwaku dikuasai olehnya? Apakah
membutuhkan kekuatan tertentu untuk mengendalikannya? Aku hanya manusia
biasa yang mungkin terpeleset karenanya. Saat dia memberontak aku
dibuatnya pontang-panting sehingga kuterlempar ke sana ke mari. Semoga
atas bimbinganNya, atas kata hati, dan akal sehat, aku dapat mengatasi
semua. Dukungan dari orang-orang terkasih pun sangat membantuku untuk
menemukan jalanku. Jalan yang selama ini membuat aku tak tahu arah.
Karena dia, aku menjuluki diriku sendiri anak kecil, yang tak mau tahu
orang-orang di sekitar asal keinginannya terpenuhi.
Oleh Didie DiaAsa
Oleh Didie DiaAsa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar