Sungguh ku hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah anak-anakku. Mereka berbuat sesuka hati mereka. Mereka berkreasi tanpa memahami waktu yang tepat. Kadang tingkah mereka menimbulkan kelucuan sehingga membuatku tersenyum. Kadang juga mereka keterlaluan sehingga membuatku menangis. Itulah suka duka belajar bersama mereka.
Aku rasa mereka melakukan itu semua berdasarkan mood mereka. Kadang mereka terlihat manis saat mau diam mendengarkan apa yang aku jelaskan, berebut menjawab saat aku beri pertanyaan, dan tekun mengerjakan soal-soal yang aku berikan. Kadang juga seenaknya bermain di dalam kelas, berlari, tertawa, dan bersembunyi di bawah meja, meskipun ada guru di dalam kelas.
Entah apa yang harus aku lakukan lagi untuk mengendalikan tingkah mereka yang berlebihan itu. Aku kalau kebingungan hanya bisa memohon dan berdoa semoga dengan tingkah mereka tersebut tidak mengurangi kecerdasan dalam bersikap dan berpikir.
Tadi siang, saat aku mengajar memang sengaja aku merekam semua kegiatan mereka saat aku perintahkan mengerjakan soal-soal. Entah mengapa, kelas itu bagai suasana desa saat ada bencana yang penduduknya berhamburan. Ketika pulang sekolah aku menunjukkan video rekamanku tadi kepada anak2. Gimana tidak, di luar dugaanku, mereka tertawa terbahak-bahak melihat tingkahnya sendiri di dalam video itu. Ada salah satu murid berceloteh "Bu, kok ramai gini seh" Aku hanya tersenyum menjawab pertanyaan itu. Ternyata mereka tidak pernah sadar terhadap apa yang selama ini mereka lakukan. Ternyata tingkah mereka berhasil membuat kelas seperti pasar.
Mau tahu gimana suasana kelas yang aku maksud? Silakan lihat video ini.
Aku rasa mereka melakukan itu semua berdasarkan mood mereka. Kadang mereka terlihat manis saat mau diam mendengarkan apa yang aku jelaskan, berebut menjawab saat aku beri pertanyaan, dan tekun mengerjakan soal-soal yang aku berikan. Kadang juga seenaknya bermain di dalam kelas, berlari, tertawa, dan bersembunyi di bawah meja, meskipun ada guru di dalam kelas.
Entah apa yang harus aku lakukan lagi untuk mengendalikan tingkah mereka yang berlebihan itu. Aku kalau kebingungan hanya bisa memohon dan berdoa semoga dengan tingkah mereka tersebut tidak mengurangi kecerdasan dalam bersikap dan berpikir.
Tadi siang, saat aku mengajar memang sengaja aku merekam semua kegiatan mereka saat aku perintahkan mengerjakan soal-soal. Entah mengapa, kelas itu bagai suasana desa saat ada bencana yang penduduknya berhamburan. Ketika pulang sekolah aku menunjukkan video rekamanku tadi kepada anak2. Gimana tidak, di luar dugaanku, mereka tertawa terbahak-bahak melihat tingkahnya sendiri di dalam video itu. Ada salah satu murid berceloteh "Bu, kok ramai gini seh" Aku hanya tersenyum menjawab pertanyaan itu. Ternyata mereka tidak pernah sadar terhadap apa yang selama ini mereka lakukan. Ternyata tingkah mereka berhasil membuat kelas seperti pasar.
Mau tahu gimana suasana kelas yang aku maksud? Silakan lihat video ini.
Bukan maksud apa-apa aku menampilkan video ini, aku hanya inginkan solusi untuk mengatasi masalah seperti yang aku paparkan tadi.
Saya sangat berterima kasih jika ada saran untuk ini.
Oleh : Didie DiaAsa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar